Annisa Maya K, perempuan asal Bekasi yang sempat pasrah soal jodoh di usia 34 tahun, akhirnya menikah setelah dikenalkan dengan pasangannya lewat komentar di TikTok. Perkenalan yang bermula dari tawaran seorang warganet itu berlanjut menjadi hubungan serius hingga Maya dan Maulana Alfarizi Nugroho resmi menikah pada 5 Juli 2026.
Kisah Maya menarik perhatian setelah ia mengunggah perjalanan tersebut melalui akun TikTok @mieayamyaminmanis. Dalam keterangan videonya, ia mengingat bagaimana satu komentar sederhana menjadi awal pertemuan mereka. Unggahan itu telah ditonton lebih dari 52,6 ribu kali dan mengundang beragam tanggapan dari pengguna TikTok.
Dari tren TikTok ke perkenalan serius
Maya mengatakan, unggahan yang kemudian ramai itu mulanya dibuat untuk mengikuti tren di TikTok. Tren tersebut membandingkan bayangan hidup seseorang di usia tertentu dengan kenyataan yang dijalani. Maya sempat membayangkan sudah memiliki anak ketika berusia 27 tahun, tetapi saat usianya 34 tahun ia masih sendiri dan beberapa kali mengalami ghosting.
Di tengah curahan itu, seorang pengguna TikTok dengan akun @Alergan menawarkan kakak laki-lakinya untuk berkenalan dengan Maya. Tawaran tersebut disampaikan di kolom komentar, lalu berlanjut ke pesan pribadi. Pengguna itu meminta nomor telepon Maya untuk diberikan kepada sang kakak.
Tak lama kemudian, Maulana menghubungi Maya. Perkenalan mereka yang bermula dari interaksi singkat di media sosial pun berlanjut lewat komunikasi pribadi. Maya, yang bekerja sebagai karyawan swasta dan merupakan anak pertama dari dua bersaudara, mengatakan hubungan itu kemudian bergerak ke arah yang lebih serius.
“Enggak lama kemudian abangnya hubungin aku, komunikasi berjalan sampai pada akhirnya kita memutuskan untuk menikah,” kata Maya kepada Wolipop.
Keluarga ikut membuka jalan menuju pernikahan
Komunikasi intensif keduanya dimulai pada Oktober 2025. Hubungan itu mendapat respons positif dari keluarga Maulana. Menurut Maya, calon suaminya bercerita kepada orang tuanya bahwa ia sedang dekat dengan seseorang. Pada Desember 2025, ibunda Maulana, melalui adik Maulana yang menjadi perantara, mengajak Maya bertemu.
Pertemuan tersebut menjadi awal pembicaraan yang lebih serius mengenai pernikahan. Maya menyebut mereka sama-sama telah matang dan memiliki tujuan hubungan yang jelas. Setelah itu, keduanya melanjutkan proses saling mengenal sembari mempersiapkan pernikahan.
“Dari situ sudah ada pembicaraan serius untuk menikah. Karena mengingat usia kita sudah sama-sama matang, dan memang kita punya tujuan ke arah yang lebih serius,” ujar Maya.
Maya dan Maulana akhirnya menikah pada 5 Juli 2026 di Gedung Djoglo Ageng, Tangerang Selatan. Kabar pernikahan tersebut mengejutkan banyak teman dan sahabat Maya. Ia mengaku hanya menceritakan proses perkenalannya kepada satu sahabat terdekat sebelum hari pernikahan.
Adik ipar yang menjadi perantara
Perempuan di balik komentar yang mempertemukan mereka adalah pemilik akun @Alergan. Setelah pasangan itu menikah, ia turut mengonfirmasi di kolom komentar bahwa Maya kini telah menjadi bagian dari keluarganya sebagai ipar. Bagi Maya, keberanian sang adik ipar untuk menawarkan perkenalan menjadi bagian penting dari kisah mereka.
Dalam unggahannya, Maya menyampaikan terima kasih kepada orang yang telah menjadi perantara. Ia menulis bahwa mereka tidak saling mencari, tetapi ada seseorang yang percaya keduanya pantas dipertemukan. Pesan itu menjadi inti dari cerita yang dibagikannya: sebuah komentar sederhana bisa membuka jalan bagi hubungan yang tak pernah direncanakan.
“Kalau memang sudah ditakdirkan bersama, semesta selalu punya cara untuk mempertemukan. Bahkan lewat satu komentar sederhana.”
Respons warganet menunjukkan bahwa perjalanan Maya terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Sejumlah pengguna mendoakan mereka yang masih berjuang menemukan pasangan, sementara yang lain bercanda ingin mencari jodoh melalui kolom komentar. Ada pula pengguna yang ikut memperkenalkan diri dan berharap menemukan pasangan lewat cara serupa.
Kisah ini tidak menjanjikan bahwa setiap komentar di media sosial akan berujung pada pernikahan. Namun, perjalanan Maya dan Maulana memperlihatkan bagaimana perkenalan bisa tumbuh ketika kedua pihak melanjutkan komunikasi dan keluarga ikut mengenal hubungan tersebut. Dari tren TikTok yang semula dibuat iseng, keduanya sampai ke pelaminan—dengan seorang adik yang berani menjadi penghubung.