OPPO dikabarkan tengah menyiapkan ponsel berlayar lebar bernama Reno X dengan spesifikasi yang menyasar kelas flagship. Bocoran terbaru menyebut perangkat ini membawa baterai 8.000 mAh, chipset MediaTek Dimensity 9600M, serta dua kamera belakang beresolusi 200 megapiksel. Namun, OPPO belum mengonfirmasi nama, spesifikasi, harga, ataupun jadwal peluncurannya.
Informasi baterai itu disampaikan pembocor teknologi Digital Chat Station pada 20 Oktober 2026. Kapasitas tersebut merevisi kabar sebelumnya yang menyebut baterai sekitar 7.000 mAh. Sejumlah rincian lain mengenai perangkat juga beredar, tetapi semuanya masih sebatas rumor dan dapat berubah sebelum produk diperkenalkan secara resmi.
Layar lebar 6,35 inci dengan resolusi tinggi
OPPO Reno X disebut sedang diuji sebagai purwarupa ponsel flagship dengan desain bodi lebar. Perangkat ini dirumorkan menggunakan layar datar 6,35 inci berpanel 8T LTPO, refresh rate 120Hz, dan resolusi 2.560 x 1.440 piksel. Informasi lain menyebut rasio layarnya 16:9, meski bocoran awal juga membuka kemungkinan rasio 16:10.
Proporsi tersebut akan membuat Reno X berbeda dari kebanyakan ponsel saat ini yang memiliki layar lebih memanjang. Menurut laporan yang mengutip Digital Chat Station, bidang pandang layar lebar itu diperkirakan sebanding dengan ponsel konvensional berukuran 6,8 hingga 7 inci. Meski resolusinya tercantum 2.560 x 1.440 piksel, belum jelas apakah OPPO akan memasarkannya sebagai 1.5K atau 2K.
Format layar seperti ini berpotensi memberi pengalaman berbeda saat membaca, menonton video, maupun menggunakan aplikasi. Namun, manfaatnya baru bisa dinilai setelah perangkat tersedia dan diuji langsung. Ukuran layar juga belum cukup untuk menggambarkan kenyamanan penggunaan karena bobot dan dimensi keseluruhan ponsel belum diketahui.
Kamera ganda 200 MP dan chipset Dimensity
Di sektor fotografi, bocoran menyebut Reno X memiliki tiga kamera belakang: kamera utama 200 MP dengan stabilisasi optik atau OIS, kamera ultralebar 50 MP, serta kamera telefoto periskop 200 MP. Dua sensor beresolusi tinggi itu dikabarkan menggunakan Samsung ISOCELL HPE dan ISOCELL HP5.
Jika konfigurasi tersebut benar-benar hadir, kamera periskop dapat membantu memotret objek dari jarak jauh, sementara kamera ultralebar menawarkan bidang tangkapan lebih luas. Akan tetapi, angka megapiksel saja tidak menentukan hasil foto. Kinerja pemrosesan gambar, kualitas lensa, dan kemampuan perangkat lunak juga akan berpengaruh, sementara detail kamera depan dan perekaman video belum terungkap.
Reno X juga disebut mengandalkan MediaTek Dimensity 9600M. Bocoran lain menyebut perangkat dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik 3D, speaker stereo ganda, dan sistem pendingin berbasis ruang uap. Informasi mengenai RAM serta kapasitas penyimpanan belum tersedia, sehingga gambaran performa perangkat masih belum lengkap.
Baterai besar, tetapi spesifikasi lain belum pasti
Kapasitas 8.000 mAh menjadi salah satu klaim paling menonjol. Baterai sebesar itu berpotensi mendukung pemakaian lebih lama, terutama untuk aktivitas yang menguras daya seperti bermain gim, merekam video, atau menggunakan navigasi. Meski begitu, daya tahan aktual juga dipengaruhi efisiensi chipset, layar, dan optimasi perangkat lunak.
Belum ada informasi tentang kecepatan pengisian kabel, dukungan pengisian nirkabel, maupun material baterai yang digunakan. Perangkat ini dirumorkan menjalankan ColorOS berbasis Android 17, tetapi OPPO belum mengonfirmasi sistem operasi tersebut. Pilihan warna, material bodi, dan varian memori juga masih menunggu kejelasan.
Nama Reno X dan jadwal peluncuran masih misteri
Nama komersial perangkat belum dipastikan. Sejumlah rumor menyebutnya OPPO Reno X, sementara laporan lain membuka kemungkinan ponsel tersebut masuk ke lini Find X10 sebagai Find X10 Pro Mini. Perbedaan dugaan itu menunjukkan bahwa identitas produk masih belum jelas, begitu pula posisinya dalam jajaran ponsel OPPO.
Belum ada kepastian apakah perangkat ini akan dipasarkan di Indonesia. Jika kelak hadir, layar lebar, kamera beresolusi tinggi, dan baterai jumbo bisa menawarkan pendekatan berbeda di segmen premium. Namun, daya tarik akhirnya akan bergantung pada harga, bobot, kemampuan kamera dalam pengujian nyata, serta dukungan pembaruan perangkat lunak. Sampai OPPO memberi pengumuman resmi, spesifikasi Reno X sebaiknya diperlakukan sebagai bocoran, bukan kepastian.